Corak pemerintahan Sultan Agung mencerminkan watak otokrasi timur khas Jawa. Kendali kuasa ada di tangan Susuhunan, dan segala sumber dana harus dialirkan semaksimal mungkin ke istana. Aparat militer, dengan gaya tempur dan tumpasnya yang ampuh, senantiasa dikombinasikan dengan upaya legitimasi yang bersumber dari budaya keagamaan. Untuk menanggulangi ketidakstabilan, alam gaib dibujuk dengan u…
Pergerakan karaeng Bontolangkasa yang dimulai dari 1 Manggorai daeng Mameta Sultan Nuruddin. Kemudian dilanjutkan karaeng Bontolangkasa yang bernama 1 Tepu karaeng Daeng Parabbung raja Gowa ke 13.
Sejarah lokal – yaitu keping-keping sejarah nasional Indonesia – dapat digali dari berbagai sumber, antara lain dari naskah-naskah kuno dalam beberapa bahasa daerah. Ternyata, banyak kerajaan di masa lampau mempunyai tradisi penulisan sejarah sendiri. Di Kerajaan Bima, Pulau Sumbawa, NTB, naskah-naskah sejarah itu berlimpah, yang kini perlu diselidiki dan diterbitkan, agar memperluas visi k…
Buku ini secara komprehensif menampilkan analisis dan tafsir atas naskah Nagarakretagama yang selama ini dijadikan rujukan penulisan sejarah Majapahit. Buku ini melacak secara kronologis penemuan naskah Nagarakretagama. Selain itu juga membahas latar belakang penulis, Mpu Prapanca dan latar belakang penulisan karya penting ini,juga kontroversi seputar isi dan keabsahannya sebagai karya sastra y…
Setelah hampir 200 tahun berdiri megah sebagai kerajaan Hindu tertua di tanah Jawa, Majapahit akhirnya hancur terkubur dalam puing-puing sejarah. Keruntuhannya terpicu oleh pergolakan sosial-politik yang tak terpisahkan dari peran Walisongo dalam persebaran Islam di Nusantara. Perebutan kuasa dan pertarungan ekonomi turut pula mewarnai episode terpenting dari sejarah Indonesia pramodern ini.